HARIANWARTA.COM
Hukum bisnis harianwarta.com Taksi online Jurumudi.com ojek online Toko  shop Taketama.com 081212360030

Miryam Haryani Ditangkap di Hotel di Kemang

Harianwarta.com, Jakarta Anggota DPR Miryam S Haryani yang merupakan buronan KPK ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri dini hari tadi. Miryam ditangkap di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. "Ditangkap di Kemang pukul 02.00 WIB (sebelumnya ditulis 00.20 WIB, red), di hotel," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasito saat dikonfirmasi detikcom, Senin (1/5/2017). Saat ditangkap, Miryam ditemani oleh seseorang. Namun, polisi tidak menyebutkan identitas orang yang menemani Miryam tersebut. Miryam saat ini dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Nantinya, Miryam akan diserahkan ke KPK. Miryam merupakan tersangka dugaan memberi keterangan tidak benar atau keterangan palsu dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. Dalam persidangan Kamis (23/3) lalu, Miryam menyebut keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di KPK dibuat atas tekanan penyidik. Miryam kemudian mencabut keterangan BAP itu dalam persidangan. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Miryam tidak menghadiri panggilan pemeriksaan pada 13 April dan 18 April. Hingga akhirnya KPK menetapkan status buron terhadap Miryam.Klikgambar.

full story

harianwarta.com

Ratusan Tahanan Rutan di Pekanbaru Kabur

Harianwarta.com - Ratusan tahanan pada Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk di Pekanbaru, Riau, melarikan diri pada Jumat, 5 Mei 2017. Mereka kabur lewat pintu gerbang samping Rutan. Para tahanan bahkan sempat menyandera petugas.Fitrah AR(Harianwarta.com)

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.Fitrah AR(Harianwarta.com)

harianwarta.com

Haji Lulung Yakin Ahok Divonis Penjara

Harianwarta.com, Jakarta -- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham 'Lulung' Lunggana atau biasa disapa Haji Lulung meyakini, tuntutan ringan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak akan mampu membantu menyelamatkan Ahok dari penjara. Lulung mengambil kesimpulan berdasarkan fakta-fakta di persidangan serta sebuah mimpi yang diakuinya sangat tidak biasa.‎ Selain itu, tokoh Betawi ini juga berpendapat, majelis hakim di Pengadilan Jakarta Utara yang menangani perkara Ahok tidak akan mengabaikan rangkaian Aksi Bela Islam 411, 212 hingga yang terakhir aksi 55. Aksi tersebut, menurut Lulung, merupakan puncak pembuktian betapa rakyat Indonesia sangat berjiwa besar serta mencintai NKRI dengan semua sistem kenegaraan yang berlaku. "Jutaan rakyat beberapa kali berkumpul di satu titik. Mereka menyampaikan aspirasi dengan baik menunjukkan akhlaqul karimah, tidak ada anarkis," kata Lulung di Jakarta, Sabtu (6/5). Ia menyebutkan, sepanjang sejarah penegakan hukum di Indonesia, setiap tersangka penista agama selalu berakhir di penjara. Karenanya, menurut dia, bukan rahasia lagi, jika seorang penista agama yang diseret ke meja hijau seluruhnya divonis penjara atau dihukum berat. "Nah, jika yang sekarang ini tidak dipenjara, maka Ahok akan menjadi satu-satunya makhluk di planet bumi Indonesia yang lolos dari terpidana. Tapi, saya yakin 99 persen Ahok akan menjadi terpidana. Dia akan mendekam di balik jeruji besi," katanya. Tiga hari menjelang vonis hakim, kasus penistaan agama Ahok begitu menyedot perhatian publik. Bukan hanya warga di DKI Jakarta, tetapi juga rakyat diseluruh penjuru Tanah Air. Meski baru saja tumbang di Pilkada DKI 2017 lalu, nama Ahok disebut tetap menjadi pergunjingan luas masyarakat. Pemicunya, selain karena statusnya Gubernur DKI, Ahok juga dikenal dekat dengan lingkaran kekuasaan, khususnya dengan Presiden RI Jokowi, mantan bos Ahok saat sama-sama berkantor di Balai Kota DKI Jakarta pada 2012-2014 silam.‎ ‎Selain itu, publik juga menyoroti tuntutan ringan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya menuntut Ahok dengan hukuman percobaan. Tidak hanya itu, dalam bacaan tuntutannya JPU juga terkesan malah berbeda pandangan dengan fatwa para ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI, KH Ma'ruf Amin sebelumnya menyatakan, ucapan Ahok yang mencatut surah Al-Maiddah 51 jelas berkategori menista Al-Quran.‎ Kumpulan ulama dari seluruh ormas Islam yang ada di MUI berkesimpulan, bahwa ucapan Ahok tersebut adalah aksi 'lompat pagar' dengan menista kitab suci Agama Islam yang dia sendiri tidak meyakininya. Fitrah AR(Harianwarta.com)

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.Fitrah AR(Harianwarta.com)

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.Fitrah AR(Harianwarta.com)

Ketua Ansor: HTI Harus Cepat Dibubarkan,

harianwarta.comNggak Punya Jasa Buat RI
Harianwarta.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pemerintah harus segera membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia karena dinilai anti terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan aktif mengampanyekan negara khilafah. "Sejauh ini belum ada tindakan nyata untuk membubarkan HTI yang jelas-jelas ingin mendirikan negara khilafah," kata Yaqut di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (3/5/2017). Menurut Yaqut sangat berbahaya membiarkan organisasi yang bisa mengancam keutuhan NKRI tetap eksis, bahkan berkembang subur di Tanah Air. Apalagi, HTI menjadikan kampus-kampus yang notabene merupakan lembaga yang mencetak calon pemimpin bangsa ke depan sebagai basis dan sasaran utama penyebaran pengaruh mereka. Beberapa waktu lalu digelar Deklarasi Khilafah yang diadakan Badan Kerohanian Islam Mahasiswa Institut Pertanian Bogor bekerjasama dengan HTI chapter kampus IPB. "Saya juga bingung apa sih yang ditunggu sehingga penanganan HTI ini terkesan lamban," kata Yaqut yang juga anggota DPR. Menurut dia, pembiaran terhadap perkembangan HTI jelas memunculkan pertanyaan bahkan spekulasi bahwa HTI merupakan mainan pihak internal negara untuk kepentingan mereka, seperti untuk mengonsolidasi umat Islam untuk merebut kekuasaan. "Agar tidak muncul spekulasi itu, ya secepatnya HTI harus dibubarkan. Toh mereka itu nggak ngaruh dan nggak punya jasa sama sekali pada Republik ini," kata Gus Tutut, sapaan akrabnya. Menilai kampus merupakan tempat yang paling mudah dimasuki gerakan radikal, Ansor kini mulai masuk ke dunia kampus untuk menyuarakan persatuan dan kedamaian NKRI sekaligus menyadarkan mahasiswa terhadap bahaya radikalisme dan terorisme. Pada Sabtu (29/4/2017), GP Ansor menggelar Ansor Day Festival di kampus Universitas Negeri Jakarta. Di dalam kegiatan yang menghadirkan sejumlah artis itu diangkat pula isu tentang radikalisme dan terorisme. "Ini baru langkah awal. Mudah-mudahan seterusnya bisa masuk kampus lain supaya sama-sama kita bendung kelompok radikal anti-NKRI," kata diafull story

Berita 24 Jam

Putusan Sidang Jessica

harianwarta.comSidang Jessica, Siapa Pembunuh Wirna ...

JAKARTA (Harianwarta.com) Sidang perkara pembunuhan berencana dengan racun sianida terdakwa Jessica Kumala Wongso memasuki babak-babak akhir. Jessica akan diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan yang ke 26, Rabu (28/9) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia akan menjawab pertanyaaan yang disodorkan majelis hakim yang diketuai Kisworo, jaksa penuntut umum yang dipimpin Ardito Muwardi serta tim penasihat hukum yang dikomandani pengacara senior Otto Hasibuan. Tahapan pembuktian sudah selesai. Kubu Jessica dan JPU sudah menghadirkan saksi fakta maupun ahli. Baik dari dalam maupun luar negeri. Barang bukti sudah di tangan majelis hakim. JPU yakin Jessica membunuh Wayan Mirna Salihin dengan racun sianida yang dimasukkan ke dalam es kopi Vietnam di Cafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016. Namun, kubu Jessica membantah keras. Otto menyatakan, tidak ada bukti yang menegaskan bahwa Jessica membunuh Mirna dengan racun sianida. Sejauh ini opini publik terbelah dalam perkara pembunuhan Wayan Mirna Salihin itu. Namun, belum ada putusan akhir dalam perkara ini. Persidangan masih akan berlangsung beberapa kali lagi. Setelah pemeriksaan terdakwa, Jessica nanti akan mendengarkan tuntutan JPU. Setelah itu, Jessica dan penasihat hukum akan menyampaikan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan JPU. Jaksa kemudian bisa menyampaikan jawaban atas nota pembelaaan yang di dalam pasal 184 KUHAP disebut replik. Setelah replik, terdakwa dan penasihat hukum masih berkesempatan menyampaikan duplik sebagai jawaban atas replik JPU. Pada persidangan akhir majelis hakim akan membacakan vonis terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso.Fitrah AR(Harianwarta.com)

Berita 24 Jam

Perlawanan Irman Gusman lewat praperadilan

harianwarta.comIrman Gusman ada yang menjebak saya

JAKARTA (Harianwarta.com) Tersangka kasus korupsi pengurusan kuota gula impor Sumatra Barat, Irman Gusman melakukan perlawanan hukum. Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah ini mengajukan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka yang didaftarkan 29 September 2016. Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan I Made Sutrisna mengatakan permohonan praperadilan Irman didaftarkan 29 September dengan nomor registrasi No.129/PID.PRAP. Dikutip Antaranews, Jumat (30/9/2016), Made mengatakan belum ada jadwal persidangan praperadilan ini. Pengacara Irman, Razman Nasution, mengatakan praperadilan diajukan untuk Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 September 2016. Razman menuding penangkapan Irman tak sesuai prosedur. Razman mengklaim sudah memiliki bukti-bukti, misalnya ada surat yang berbeda dalam Operasi Tangkap Tangan itu. Ia mengatakan surat Operasi Tangkap Tangan itu ditujukan untuk Sutanto, tetapi digunakan untuk Irman. "Bukti lain tidak bisa saya buka karena itu untuk rahasia di pengadilan," kata Razman. Dalam Operasi Tangkap Tangan pada 17 September 2016, KPK menangkap Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto, istrinya Memi, adik Xaveriandy dan Ketua DPD Irman Gusman di rumah dinas Irman di Jakarta. Xaveriandy dan Memi datang ke rumah Irman memberikan uang Rp100 juta, yang diduga merupakan uang ucapan terima kasih karena Irman memberikan rekomendasi kepada Bulog agar Xaveriandy dapat mendapatkan jatah impor gula. Irman mengajukan permintaan kuota impor gula kepada salah satu petinggi PT Bulog sebanyak 3.000 ton yang dimiliki Jakarta untuk dialihkan ke Sumatera Barat. Permintaan Irman diketahui melalui hasil sadapan penyidik KPK. Dari percakapan itu, Irman langsung menyebut nama Xaveriandy sebagai pemilik CV Semesta Berjaya, yang bisa dipercaya untuk menyalurkan gula di Sumatera Barat. Irman memulai karier politiknya sejak 1999 dengan menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mewakili Sumatra Barat. Ia termasuk penggagas lahirnya Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Pada Pemilu 2004, Irman terpilih sebagai anggota DPD mewakili Sumatra Barat dan menjadi Wakil Ketua DPD RI bersama Ginandjar Kartasasmita sebagai Ketua DPD RI periode pertama. Irman terpilih menjadi Ketua DPD pada 2009 hingga sekarang. Selama menjadi Ketua DPD, Irman seringkali memberikan pernyataan antikorupsi. Ia selalu menyatakan dukungannya kepada KPK dalam memberantas korupsi dan mengklaim DPD sebagai lembaga bersih. Sejumlah anggota DPD pun pernah menggalang dukungan terhadap Irman. Tim penasihat hukum Irman mengajukan penangguhan penahanan dengan jaminan dari 51 orang anggota DPD. KPK tak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan selama 60 hari itu.full story

Berita 24 Jam

Ahok Divonis Dua Tahun Penjara

harianwarta.comHarianwarta.com, Jakarta

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok dengan hukuman dua tahun penjara dalam perkara dugaan penodaan agama, dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa 9 Mei 2017. "Menyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan penodaan agama," ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto. Dalam pertimbangannya, hakim mengemukakan hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan di antaranya, terdakwa tidak merasa bersalah, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan mencederai umat Islam, perbuatan terdakwa dapat memecah kerukunan antarumat beragama dan antargolongan. Adapun hal yang meringankan, di antaranya terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa bersikap sopan selama persidangan, terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan. Kasus hukum yang menjerat Ahok bermula dari pidatonya di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, 27 September 2016. Pernyataan Ahok saat itu terkait Surat Al-Maidah Ayat 51 membawanya ke meja hijau. Jaksa Penuntut Umum menjerat Ahok dengan Pasal 156 KUHP terkait kebencian terhadap golongan tertentu. Ahok tidak dikenakan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama seperti dalam dakwaan sebelumnya. Jaksa menuntut Ahok hukuman satu tahun kurungan penjara, dengan masa percobaan selama dua tahun.full story

Read All Latest News
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!

Iklan Premium Harianwarta.com

Subscribe Newsletter

Blog Harianwarta

Tips Cara Mengemudi Mobil

Posted by Harianwarta.com Dikirim oleh Tamnahu.com
Tips Cara Mengemudi Ala Tamnahu

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitrah AR
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Idan
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Regent
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Polling

harianwarta.com

Apa saja yang harus di perbaiki oleh pemerintah terbaru nanti

Infrastruktur
Perekonomian
Pendidikan
Kesehatan
Hukum
Politik

Viwe Result
This template downloaded form free website templates