HARIAN WARTA
Harianwarta.com : HarianWarta Berita Teraktual

Susi Pudjiastuti: Siapa Yang Tidak Makan Ikan, Saya Tenggelamkan

Harianwarta.com, Pangandaran - Kementerian Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia terus melakukan upaya sosialisasi agar masyarakat di Indonesia terbiasa makan ikan. Selain rasanya nikmat, ikan juga mengandung protein yang tinggi sehingga orang yang gemar makan ikan bisa cerdas. Hal ini disampaikan Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat ditemui dikediamannya, Jalan Merdeka Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Kamis 18 Mei 2017. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, awal tahun 2015 atau akhir 2014, angka konsumsi ikan nasional sebanyak 36 kg lebih sedikit. "Nah sekarang sudah mencapai 43 kg lebih, jadi belum mencapai 44 kg. Target kita ingin menjadi 46 kg," ujar Susi Pudjiastuti. Menurut Susi, kalau dihitung dari 36 kg ke 43 kg saja, sudah ada kenaikan sekitar 7 kg. Jika 7 kg dikali 250 juta orang, kata Susi, berarti jumlahnya menjadi 1,75 juta ton. Angka itulah yang diperkirakan untuk tambahan ikan yang dikonsumsi. "Saya pikir itu masih hal yang mungkin. Stok ikan kita juga naik. Jadi saya pikir itu akan mudah dilakukan. Tentu saja pemerintah harus menjamin stok ikan itu tetap ada dan banyak. Kemudian tangkapannya juga banyak, dan yang kedua harganya terjangkau," kata Susi Pudjiastuti. Masih rendah Bagi Susi, hal yang terpenting, konsumsi ikan naik. Hal inilah yang menurut dia membuat kualitas manusia juga akan lebih baik. Dia menilai, kebiasaan masyarakat untuk mengonsumsi ikan di angka 43 kilogram masih tergolong rendah. "Kalau 43 kg itu, hitungannya sama duri, sama semua. Kalau Jepang kan sudah net ya. Jadi memang masih kurang seharusnya ya 60 kg. Tapi kan pelan-pelan, karena untuk membangkitkan minat makan ikan itu kan tidak mudah," katanya. Susi memandang, rendahnya konsumsi ikan terkendala karena kebiasaan masyarakat Indonesia masih senang makan tempe, tahu, ayam, dan sapi. Dia melihat hanya orang di wilayah timur dan barat saja yang gemar makan ikan. "Seperti masyarakat di Sumatera juga kebanyakan makannya daging, kan, ya karena kebiasaan saja," ucapnya. Susi mendorong agar kebiasaan itu diubah. Cara pemerintah, kata Susi, dengan melakukan sosialisasi dan kampanye kepada masyarakat. Bahan pengawet Susi mengatakan, dulu masih ada kemungkinan orang menggunakan bahan pengawet karena ikan sedikit. Namun, sekarang persediaan ikan sudah banyak. Menurut Susi, tidak ada lagi yang pakai bahan pengawet. Menurut Susi sangat keterlaluan jika ada pengusaha yang menggunakan formalin "Sekali lagi seperti yang sudah saya peringatken, pakai video dari Washington, saya juga minta semua harus makan ikan. Yang tidak makan ikan saya tengelamkan. Itu viral lagi pesan hari ini," ujarnya sambil tersenyum. Klikgambar.

full story

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.full story

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.full story

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.full story

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.full story

harianwarta.com

Ahok Tolak Boy Sadikin dan Mohammad Taufik

Profil merakyat sejukabadi.com Nama Boy Benardi Sadikin dan Mohammad Taufik santer diberitakan sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, pria yang akrab disapa Ahok menolak untuk menandatangani pengajuan nama Cawagub DKI dari dua partai pengusung itu. "(Diajukan-red) Nggak apa-apa. Gue ngga mau tanda tangan boleh dong (Kalau usulannya Boy sama Taufik-red)," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/10/2014). Dia mengklaim kale pengajuan Cawagub DKI harus melalui dirinya. Kalau itu terjadi, dia tidak mau menandatangani usulan Cawagub DKI itu. "Kan usulan mesti dari saya kan. Ya udah ngga usah tanda tangan," ucapnya. Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak menuturkan bahwa berdasarkan isu di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI PDIP kalau Boy Sadikin yang dicalonkan menjadi Cawagub DKI. Namun, untuk kepastian menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. "Secara formal belum, tapi dikalangan DPD nama pak Boy Sadikin yang dicalonkan jadi Cawagub DKI. Sampai saat ini belum ada pembahasan," tuturnya. Dia mengatakan bahwa Ahok tidak punya hak untuk menolak usulan dari partai pengusung. Karena berdasarkan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, calon wakil gubernur diajukan oleh Partai pengusung saat Pemilukada Jakarta 2012 lalu. "Dia tidak punya hak untuk menolak. Karena yang memilih harus dari partai pengusung," ungkapnya.

Menurutnya, sosok Boy Sadikin sangat cocok mendampingi Ahok dalam mengurus Pemerintahan. Karena memiliki visi dan misi yang sama yaitu mementingkan kepentingan rakyat.full story

Harga New Daihatsu Ayla 2017 dan Review Spesifikasi

harianwarta.com

Harga New Daihatsu Ayla 2017 – Setelah empat tahun tanpa perubahan berarti, akhirnya Daihatsu melakukan pembaharuan pada mobil LCGC miliknya, yaitu dengan merilis “New Astra Daihatsu Ayla“. Mobil ini hadir dalam dua varian mesin berbeda, yaitu mesin berkapasitas 1.200 cc dan 1.000 cc. Harganya tetap terjangkau, meski membawa jantung pacu baru yang memiliki performa lebih bertenaga. Selain itu, tersedia pula berbagai fitur pendukung yang membuat New Ayla menjadi salah satu mobil LCGC terbaik di Indonesia. Untuk mendapatkan New Astra Daihatsu Ayla versi termurah kita hanya perlu mengeluarkan uang 92 Jutaan. Namun harga tersebut merupakan harga untuk varian termurah yang memiliki mesin berkapasitas 1.000cc. Sedangkan untuk varian termahal dibanderol mencapai 146 Jutaan dengan mengusung mesin 1.200 cc yang dibarengi transmisi otomatis (matic). Masih ada beberapa varian lain degan fitur berbeda-beda. Nah untuk mengetahui apa saja varian New Ayla, silahkan sobat simak informasi spesifikasi dan harga New Daihatsu Ayla berikut ini. Daihatsu menawarkan 8 varian New Ayla yang terdiri dari 5 varian dengan mesin 1.000cc dan 3 varian yang mengusung mesin 1.200cc. Selain itu, tersedia pula 6 pilihan warna yang terdiri dari warna putih, hitam, silver, abu-abu, dan warna orange. Semuanya terlihat sangat menarik, karena Daihatsu merubah total tampilan eksterior mobil ini. Namun tak semuanya memiliki fitur yang sama. Semakin mahal harga New Daihatsu Ayla, tentunya semakin lengkap fitur yang dimilikinya. Untuk varian terendah, yaitu Ayla 1.0 Tipe D belum dilengkapi AC, Power Steering, dan berapa fitur lainnya. Alhasil harga New Daihatsu Ayla varian ini bisa dibanderol dibawah 100 Juta Rupiah. Sedangkan untuk mesinnya, mobil ini mengusung mesin 1KR-DE,DOHC dengan kapasitas 998cc dengan tiga silinder segaris yang nantinya mampu mengeluarkan tenaga mencapai 64 PS pada putaran 6.000 rpm. Sedangkan torsinya menembus 83 Nm pada 3.600 rpm, sehingga performanya tetap bisa diandalkan sebagai kendaraan harian. Apabila dibandingkan dengan varian 1.2 Liter, tentunya akan ada perbedaan cukup signifikan. Dimana varian 1.2 Liter mengusung mesin bertipe 3NR-VE,DOHC, Dual VVT-i dengan empat buah silinder segaris berkapasitas 1.197cc. Mesin tersebut mampu mengeluarkan tenaga maksimum sebesar 88 PS pada 6.000 rpm. Kemudian untuk torsinya menembus 108 Nm pada 4.200 rpm. Selain itu, varian ini juga dilengkapi fitur Stabilizer yang terpasang pada bagian depan dan belakang untuk mengoptimalkan kestabilan New Ayla ketika dipacu pada kecepatan tinggi. Untuk sistem transmisinya, Daihatsu menyediakan dua varian yang terdiri dari versi Manual dan Matic. Harga New Daihatsu Ayla matic memang lebih mahal dibandingkan versi manual, karena menurut kami lebih nyaman dikendarai ketika berada di kemacetan. Kemudian untuk bagian pengereman, Daihatsu menyediakan rem depan cakram dan rem belakang tromol. Sayangnya mobil ini belum dilengkapi sistem pengereman ABS, agar harga New Daihatsu Ayla Facelift bisa dibanderol lebih murah.full story

Berita 24 Jam

Warta General

harianwarta.comPemilihan President dan Wakil President

Pemilihan Umum untuk memilih President dan Wakil President RI ke 7 sangatlah di tunggu rakyat pada tanggal 9 juli 2014, Semua Capres dan Wapres memberikan Janji serta menginginkan banyak perubahanfull story

Berita 24 Jam

Mobil sering ngangur di rumah?

harianwarta.comHati-hati olinya bisa mengumpal

Harianwarta.com, Jakarta - Mobil atau motor Anda sering nganggur di rumah dan jarang dinyalakan? Awas, pelumasnya bisa rusak dan menggumpal lho. Menurut Technical Specialist Integrated Lubricant Marketing Academy (ILMA) PT Pertamina Lubricants Agung Prabowo, secara teori pelumas tidak memiliki umur tapi jika cara penyimpanannya tidak benar maka akan merusak pelumasnya. Mobil atau motor yang sering nganggur di rumah pasti akan terpapar oksidasi. Udara yang bereaksi dengan pelumas tersebutlah yang menyebabkan kerusakan oli, jelas Agung. Menurut Agung, kendaraan yang jarang jalan-jalan sebaiknya diganti oli secara rutin setiap 3-6 bulan sekali. Baca Juga: Kalo Dapet Tanda-tanda Kaya Gini Mending Oli Mesin Mobil Lo Ganti Aja! Ia juga menyarankan agar kendaraan yang sering nganggur di rumah sedikit lebih lama dipanaskan supaya suhu mesin mencapai suhu yang pas untuk terjadi pembakaran sempurna. “Pembakaran sempurna terjadi saat suhu mesin 73, 80 sampai 90 derajat, dan tidak akan bisa dicapai dalam waktu singkat. Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna akan masuk ruang bakar dan menambah potensi menjadi gel,” ujarnyafull story

Berita 24 Jam

Test Beban Toyota Calya

harianwarta.com Bandung, Sidikalang, DairiUji Beban Toyota Calya

Jakarta (harianwarta.com) - Keamanan dan kenyamanan saat berkendara, pasti enggak luput dari kerja sistem suspensi. Selain karena umur pakai, treatment saat pemakaian juga jadi pemicu, sistem suspensi enggak bekerja sesuai dengan ketentuannya. Sayangnya, kedua hal itu masih banyak ditemui dan dilakukan oleh pengguna kendaraan di Tanah Air. Alih-alih sebagai kendaraan keluarga dengan kabin lega, maka dianggap sah kalau dijejali penumpang dan bobot berlebih. Ambil contoh yang lagi hangat diperbincangkan adalah LCGC terbaru Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Memang, peruntukannya sebagai MPV 7 penumpang, jelas harus dapat mengakomodir semua penumpang dengan aman dan nyaman. Nah, sekalian nih bahas sistem dan cara kerja suspensi. Biar terbayang, apa resiko dan efeknya ketika kendaraan diisi penuh atau hanya dimuati berdua.full story

Berita 24 Jam

Warta Ragam

harianwarta.comNews Title 02

Morbi tristique, risus quis congue pulvinar, nisl nisi commodo diam, a porta nisi ligula ac massa. Vestibulum blandit full story

Read All Latest News
Valid XHTML 1.0 Transitional Valid CSS!
harianwarta.com

Mobil Murah

Hampir semua pemegang merk mobil Daihatsi,Toyota,Tata,Suzuki,Datsun mengeluarkan banyak mobil murah. Full Story

Iklan Premium

Subscribe Newsletter

Harianwarta.com Otomotif

Tips Cara Mengemudi Mobil

Posted by Harianwarta.com Dikirim oleh Tamnahu.com
Tips Cara Mengemudi Ala Tamnahu

Mini Cooper

Posted by Harianwarta.com Di kirim oleh Idan
Mini Cooper 3, Mini Cooper 5 DOOR,Mini Cooper CABRIO,Mini Cooper COUNTRYMAN,Mini Cooper PACEMAN, Mini Cooper JOHN COOPER WORKS

Jelang Puasa, Penjualan Mobil Bekas Mulai Bergairah

Posted by Wartakan Di kirim oleh Sahala Tua
Jelang Puasa, Penjualan Mobil Bekas Mulai Bergairah

Mobil sering ngangur di rumah?

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitrah A.R.
Mobil sering ngangur di rumah? Hati-hati olinya bisa mengumpal

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Polling

harianwarta.com

Apa saja yang harus di perbaiki oleh pemerintah terbaru nanti

Infrastruktur
Perekonomian
Pendidikan
Kesehatan
Hukum
Politik

Viwe Result
This template downloaded form free website templates