HARIANWARTA.COM
Hukum bisnis harianwarta.com Taksi online Jurumudi.com ojek online Toko  shop Taketama.com suntikbeton.com Bocor jakarta 081212360030, membrane, epoxy Injeksi Grouting(suntik beton)

Waterproofing Membrane Torching

Waterproofing Couting

Waterproofing Couting Cement Bast

Waterproofing Couting+Kasa Mat

Epoxy Slef Leveling

Epoxy Couting

Korut Ancam Akan Lenyapkan AS dari Muka Bumi

Pyongyang - (harianwarta.com) - harianwarta.com terus melontarkan ancaman-ancaman provokatif terhadap Amerika Serikat (AS) di tengah ketegangan yang semakin memuncak. Yang terbaru, Korut mengancam akan melenyapkan AS dari muka Bumi ini. Dalam serangkaian editorialnya, seperti dilansir AFP, Senin (24/4/2017), surat kabar Rodong Sinmun -- corong resmi Partai Pekerja yang berkuasa di Korut -- menyatakan militer Korut tidak takut pada AS. Militer Korut menyebut pengerahan kapal induk AS, USS Carl Vinson, sebagai 'pemerasan militer terang-terangan'. Kapal induk AS yang masih dalam perjalanan ke dekat Semenanjung Korea itu dikerahkan untuk memamerkan kekuatan pada Korut. "Ancaman seperti itu mungkin mengejutkan ubur-ubur, tapi tidak akan mempan untuk DPRK," tegas Rodong Sinmun. DPRK merupakan kependekan dari nama resmi Korut, yakni Republik Demokratik Rakyat Korea. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah militer Korut bersumpah akan menenggelamkan kapal induk AS, USS Carl Vinson. "Siap bertempur untuk menenggelamkan kapal induk nuklir AS dengan satu serangan," klaim militer Korut. Editorial terpisah pada situs propaganda Korut, Uriminzokkiri, menyebut pengerahan USS Carl Vinson mengisyaratkan perang. "Ini bukti bahwa invasi terhadap Korut semakin dekat semakin hari," sebut Uriminzokkiri. "Dunia akan menyaksikan bagaimana kapal induk nuklir Washington yang ceroboh berubah menjadi tumpukan baja berukuran besar dan terkubur di lautan dan bagaimana sebuah negara bernama Amerika dilenyapkan dari Bumi ini," tegas Uriminzokkiri, merujuk jika AS sungguh melancarkan serangan militer ke Korut. Terlepas dari itu, retorika Korut selalu merajalela setiap kali AS akan menggelar latihan militer gabungan dengan dua sekutunya, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Dalam waktu dekat, USS Carl Vinson diketahui akan menggelar latihan gabungan dengan Maritim Jepang.

Klikgambar.

"Energi kita justru akan banyak terkuras untuk membahas persoalan politik dan hukum yang akan ditimbulkan ketimbang membahas visi dan strategi pengembangan perbankan kita," katanya.Despon (Harianwarta.com)

harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Ormas Jangan Coba-coba Razia saat Ramadan

harianwarta.com Kepolisian mengimbau organisasi masyarakat agar tak melakukan sweeping atau razia selama bulan suci ramadan. Siapapun yang melanggar akan ditindak tegas. Sweeping atau penyisiran merupakan kewenangan dari petugas keamanan bukan ormas. Apabila hal tersebut dilakukan oleh ormas dikhawatirkan akan memicu konflik di masyarakat nantinya. "Tidak boleh sweeping yang bukan haknya, bukan wewenangnya. Tindak tegas ormas yang seperti itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat 5 Mei 2017. Argo meminta, apabila ormas menemukan kejanggalan di suatu lingkungan pada bulan puasa, diharapkan ormas melapor ke pihak berwajib, bukan inisiatif melakukan sweeping. "Semuanya akan kita komunikasikan. Kalau ada perbuatan yang melawan hukum akan kita amankan, begitu saja prinsipnya," kata Argo lagi.

Buruknya kondisi ekonomi Indonesia membuat presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan pengusaha angkat bicarafull story

Ronald Regent (Harianwarta.com)

Kapal Induk AS

harianwarta.comMasih Jauh dari Korut, Media Korsel Sindir Trump

Seoul - Kebingungan yang dipicu oleh kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Carl Vinson menjadi bahan sindiran oleh politikus dan media Korea Selatan (Korsel). Pejabat senior AS sebelumnya mengungkapkan kapal induk bertenaga nuklir itu ternyata masih jauh dari perairan Semenanjung Korea. Informasi itu berbeda dengan klaim Presiden AS Donald Trump dan beberapa pejabat AS sebelumnya, bahwa USS Carl Vinson telah berlayar dari Singapura menuju perairan Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea. Langkah itu dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan pada Korea Utara (Korut). Menurut pejabat senior pemerintahan AS yang enggan disebutkan namanya, ada miskomunikasi antara Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dengan Gedung Putih soal pergerakan USS Carl Vinson. Pejabat AS ini menyalahkan kurangnya tindak lanjut dari komandan militer yang mengawasi pergerakan USS Carl Vinson. Seperti dilansir CNN, Jumat (21/4/2017), kebingungan informasi ini membuat warga, politikus dan media Korsel mempertanyakan kepemimpinan Trump. Mereka juga meragukan strategi Trump dan pemerintahannya dalam menghadapi ancaman Korut yang tak bisa ditebak. "Apa yang dikatakan Trump sangat penting bagi keamanan nasional Korea Selatan," ucap kandidat calon presiden Korsel, Hong Joon-Pyo, kepada Wall Street Journal (WSJ). Korsel akan menggelar pemilihan presiden pada 9 Mei mendatang, setelah Park Geun-Hye dimakzulkan. "Jika itu adalah kebohongan, maka selama Trump menjabat, Korea Selatan tidak akan mempercayai apapun yang dikatakan Trump," imbuhnya. Media-media Korsel mengulas kebingungan soal USS Carl Vinson dan rombongannya ini. Salah satu halaman utama surat kabar Korsel bahkan menyebutnya sebagai 'kebohongan Carl Vinson' dari Trump. Media Korsel juga berspekulasi bahwa pemimpin-pemimpin Rusia dan China pasti tertawa pada kebingungan ini. Tidak hanya itu, media Korsel bahkan menyamakan gertakan AS itu dengan aksi Korut pamer kekuatan. Korut dicurigai menggunakan 'rudal palsu' saat memamerkan persenjataannya dalam parade militer di jalanan ibu kota Pyongyang, pekan lalu. "Seperti Korea Utara, yang kerap dituding memamerkan rudal palsu saat parade militer, apakah Amerika Serikat juga, sekarang menggunakan 'gertakan' sebagai kebijakan Korea Utara-nya?" tanya media Korsel. Dalam menghadapi ancaman nuklir Korut, pekan lalu, Trump menegaskan kapal induk AS dan pasukan serbu dikerahkan ke perairan dekat Semenanjung Korea untuk merespons uji coba rudal Korut. "Kita mengirimkan sebuah armada. Sangat kuat. Kita memiliki kapal selam, sangat kuat, jauh lebih kuat dari kapal induk, itu yang bisa saya katakan," ucap Trump dalam wawancara dengan Fox Business Network belum lama ini. Namun kemudian terungkap bahwa kapal induk itu belum berlayar menuju perairan dekat Semenanjung Korea. USS Carl Vinson diketahui bergerak ke Australia, untuk mengikuti latihan gabungan dengan Angkatan Laut Australia terlebih dahulu. Dari Australia, barulah kapal induk AS itu akan melanjutkan pelayarannya ke Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea, seperti diklaim Trump.Fitrah AR (Harianwarta.com)

Asal-usul Harta Ketua DPR dan Ketua MPR pada PPATK dan KPK

harianwarta.com

Peneliti Indonesian Institute for Development and Democracy (INDED), Arif Susanto menilai wajar jika publik meragukan integritas dua pimpinan parlemen yakni, Setya Novanto sebagai ketua DPR RI dan Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Apalagi jika melihat dua tokoh politik dari koalisi merah Putih (KMP) itu beberapa kali terlihat diperiksa oleh Komisi pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, menurut Arif Susanto, wajar pula publik menantang Setya Novanto dan Zulkifli Hasan membuktikan integritasnya dengan membuktikan harta kekayaannya berasal dari hasil kerja yang legal. "Saya Ingin menantang dua ketua kita ini, Zulkifli Hasan dan Setya Novanto. Saya Ingin menantang kedua orang ini untuk membuktikan integritasnya bukan dengan cara seperti Anas Ubaningrum. 'Kalau Korupsi satu rupiah saja. Mereka Siap digantung.' Bukan bukti seperti itu," tegas Arif dalam Diskusi bertajuk "Politik Bohong dan Jegal-jegalan: Mampukah Jokowi Bertahan?", di Cikini, Jakarta, pada Minggu (12/10/2014). Menurutnya, adalah hak publik untuk meminta PPATK dan KPK serta para penegak hukum untuk membuka dan menjelaskan asal harta kekayaan Zulkifli Hasan dan Setya Novanto Memang berawal Dari hasil kerja halal."Mari kita tanya PPATK, kita tanya KPK, dan para penegak hukum 'benarkah bahwa harta kekayaan yang dilaporkan oleh dua figur ini, adalah harta yang memang dihasilkan dari usaha-usaha yang legal?" Demikian menurutnya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dirilis KPK, kekayaan Zulkifli Hasan pada 2013 mencapai Rp 24,43 miliar dan US$ 50 ribu. Nominal itu bertambah sekitar Rp 600 juta dan US$ 50 ribu sejak jadi Menteri Kehutanan. A Haris Ibrahim(Harianwarta.com)

Berita 24 Jam

Driver Gojek Demo

harianwarta.com fitra

Jakarta,- Driver Gojek rencananya hari ini menggelar aksi demo besar-besaran di Jakarta. Demo akan dilakukan di kantor pusat PT Go-Jek Indonesia yang ada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Para pengemudi ojek online dari Jakarta, Bekasi dan Depok yang tergabung dalam Solidaritas Gojek Indonesia itu akan menyuarakan keluhan kepada pihak perusahaan.Selain itu mereka mengklaim akan menemui Perwakilan Komisi V DPR untuk mengadukan keluhan yang tidak direspon pihak perusahaan. Unjuk rasa yang digelar driver Gojek hari ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang digelar 26 September 2016 lalu. Mereka ingin manajemen dibersihkan, diturunkannya teodeus dari kepemimpinan Gojek dan pengembalian tarif Rp 4000 sesuai perjanjian awal. Dari informasi yang beredar seluruh pendemo akan berkumpul di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan pukul 10.00 WIB. Setelah itu mereka akan melakukan konvoi ke kantor pusat Gojek dan akan berorasi menyampaikan keluhan serta harapan kepada pimpinan perusahaan. Aksi demo akan diwarnai dengan pembagian bunga kepada pelanggan Gojek yang lewat. Kemudian mereka akan konvoi ke Bundaran Hotel Indonesia, JakartaPusat dan pembubaran diri direncanakan sekitar pukul 17.00 WIB. Aksi para driver Gojek pasti akan membuat arus lalu lintas macet pada jalur yang mereka lewati. Jika Anda tidak ingin terjebak macet lebih baik hindari ruas jalan berikut. Jalan RS Fatmawati Raya, Mampang Prapatan Raya, Bangka Raya, Kemang Raya, Ampera Raya,Pangeran Antasari, Pejaten Barat Raya, Cilandak KKO Raya. Ruas jalan lain yang lebih baik Anda hindari karena diprediksi macet adalah TB. Simatupang Raya,Margasatwa Raya Pasar Minggu dan RA. Kartini Raya. Untuk mengamankan demo, pihak Polda Metro Jaya telah menerjunkan 300 personel. Hal ini disampaikan oleh Kabis Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono. Menurut Awi sudah ada perwakilan pendemo yang meminta izin kepadanya. Meski demikian Awi belum bisa memastikan jumlah massa yang akan terjun untuk demo hari ini.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

Kapolri Larang Kelompok Apapun

harianwarta.com fitrayang Punya Tujuan Memecah Bangsa

Harianwarta.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendukung pembubaran organisasi kemasyarakatan maupun kelompok yang tidak sesuai dengan prinsip nasionalisme dan berusaha memecah belah bangsa Indonesia. "Kelompok apa pun yang bertujuan memecah belah bangsa, tidak diperbolehkan," kata Tito dalam pembukaan Kongres III Pencak Silat NU Pagar Nusa di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu 3 Mei 2017. Menurut Tito, selama ini ada tiga kekuatan utama penyangga keutuhan bangsa Indonesia, yakni TNI/Polri, kelompok nasionalis, dan Islam moderat. "Pagar Nusa sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama merupakan mitra strategis pemerintah untuk mengawal NKRI," kata Kapolri. Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengatakan tantangan dan masalah yang dihadapi bangsa Indonesia kini semakin kompleks. "Ini harus dicari solusinya secara bersama," kata Said Aqil saat memberikan sambutan pada acara yang dihadiri sejumlah pemimpin partai politik, anggota DPR, dan ribuan kader Pagar Nusa itu. Ia juga mengingatkan pentingnya bangsa Indonesia menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kesadaran untuk bersatu dalam perbedaan. "Tidak boleh mencaci perbedaan warna kulit, budaya, bahasa, tradisi, dan perbedaan agama," kata Said Aqil. Ia berharap Pagar Nusa mampu menjadi tonggak utama untuk menjaga kedamaian di negeri ini, sebagai pagar kiai, pagar pesantren, serta pagar Indonesia. Idan (harianwarta.com)

Kronologi bentrokTNI Polri Di Batam

harianwarta.comVersi-tim-investigasi

Tim investigasi gabungan telah menyelesaikan penelusuran kasus bentrok anggota Batalyon 134 Tuah Sakti dengan Brimob di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam. Dari temuan yang didapat tim investigasi gabungan, terdapat sebuah lokasi penimbunan BBM ilegal, tepatnya di depan Perumahan Cipta Asri, yang dijaga oleh anggota TNI. Menurut hasil investigasi yang diumumkan hari ini, Selasa (14/10), kejadian ini terjadi pada hari Minggu (21/9) malam. Di lokasi terdapat beberapa anggota TNI yang berjaga. "Oleh karena itu, tim dari Polres dan Brimob melakukan penggerebekan," ujar Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya menyampaikan hasil investigasi di Jakarta. Selanjutnya, terjadi keributan di lokasi. Tim polisi merasa terdesak dan ingin segera keluar dari lokasi. Tetapi, lantaran kekisruhan sulit ditangani, maka AKP OYK menembakkan senjata untuk membuka jalan. Peluru tersebut memantul dan mengenai anggota TNI. Berhasil keluar dari lokasi, tim Brimob segera kembali ke markas. Beberapa saat kemudian, Markas Brimob didatangi oleh beberapa anggota Batalyon 134 Tuah Sakti. "Mereka ingin mengklarifikasi kenapa temannya ditembak," kata Fuad. Lantaran didatangi oleh beberapa orang, terdapat salah satu anggota Brimob yang merasa tentara akan menyerang. Anggota tersebut seketika memukul lonceng pertanda siaga. Bunyi tersebut didengar oleh para anggota Brimob yang sedang apel. Mereka seketika keluar dengan membawa senjata masing-masing. "Kemudian ada tembakan ke atas. tapi ada dua anggota TNI yang kena," ungkap Fuad. Selang waktu yang tidak terlalu lama, beberapa perwira mendatangi Markas Brimob. Akhirnya bentrok tersebut dapat diselesaikan. full story

Read All Latest News
harianwarta.com

Mobil Murah

Hampir semua pemegang merk mobil Daihatsi,Toyota,Tata,Suzuki,Datsun mengeluarkan banyak mobil murah. Full Story

harianwarta.com

Kronologi bentrok TNI-Polri di Batam versi tim investigasi

Tim investigasi gabungan telah menyelesaikan penelusuran kasus bentrok anggota Batalyon 134 Tuah Sakti dengan Brimob di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam. Dari temuan yang didapat tim investigasi gabungan, terdapat sebuah lokasi penimbunan BBM ilegal, tepatnya di depan Perumahan Cipta Asri, yang dijaga oleh anggota TNI. Menurut hasil investigasi yang diumumkan hari ini, Selasa (14/10), kejadian ini terjadi pada hari Minggu (21/9) malam. Di lokasi terdapat beberapa anggota TNI yang berjaga. "Oleh karena itu, tim dari Polres dan Brimob melakukan penggerebekan," ujar Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya menyampaikan hasil investigasi di Jakarta. Selanjutnya, terjadi keributan di lokasi. Tim polisi merasa terdesak dan ingin segera keluar dari lokasi. Tetapi, lantaran kekisruhan sulit ditangani, maka AKP OYK menembakkan senjata untuk membuka jalan. Peluru tersebut memantul dan mengenai anggota TNI. Berhasil keluar dari lokasi, tim Brimob segera kembali ke markas. Beberapa saat kemudian, Markas Brimob didatangi oleh beberapa anggota Batalyon 134 Tuah Sakti. "Mereka ingin mengklarifikasi kenapa temannya ditembak," kata Fuad. Lantaran didatangi oleh beberapa orang, terdapat salah satu anggota Brimob yang merasa tentara akan menyerang. Anggota tersebut seketika memukul lonceng pertanda siaga. Bunyi tersebut didengar oleh para anggota Brimob yang sedang apel. Mereka seketika keluar dengan membawa senjata masing-masing. "Kemudian ada tembakan ke atas. tapi ada dua anggota TNI yang kena," ungkap Fuad. Selang waktu yang tidak terlalu lama, beberapa perwira mendatangi Markas Brimob. Akhirnya bentrok tersebut dapat diselesaikan. Full Story

Iklan Premium Harianwarta.com

Subscribe Newsletter

Blog Harianwarta

Tips Cara Mengemudi Mobil

Posted by Harianwarta.com Dikirim oleh tika.com
Tips Cara Mengemudi Ala Tamnahu

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Syam J Kel
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitra
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Idan
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitrah A.R.
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Sahala Tua
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Regen
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Polling

harianwarta.com

Apa saja yang harus di perbaiki oleh pemerintah terbaru nanti

Infrastruktur
Perekonomian
Pendidikan
Kesehatan
Hukum
Politik

Viwe Result
Harianwarta.com2014 - 2016