HARIANWARTA.COM
Hukum bisnis harianwarta.com Taksi online Jurumudi.com ojek online Toko  shop Taketama.com suntikbeton.com Bocor jakarta 081212360030, membrane, epoxy Injeksi Grouting(suntik beton)

Waterproofing Membrane Torching

Waterproofing Couting

Waterproofing Couting Cement Bast

Waterproofing Couting+Kasa Mat

Epoxy Slef Leveling

Epoxy Couting

Korut Ancam Akan Lenyapkan AS dari Muka Bumi

Pyongyang - (harianwarta.com) - harianwarta.com terus melontarkan ancaman-ancaman provokatif terhadap Amerika Serikat (AS) di tengah ketegangan yang semakin memuncak. Yang terbaru, Korut mengancam akan melenyapkan AS dari muka Bumi ini. Dalam serangkaian editorialnya, seperti dilansir AFP, Senin (24/4/2017), surat kabar Rodong Sinmun -- corong resmi Partai Pekerja yang berkuasa di Korut -- menyatakan militer Korut tidak takut pada AS. Militer Korut menyebut pengerahan kapal induk AS, USS Carl Vinson, sebagai 'pemerasan militer terang-terangan'. Kapal induk AS yang masih dalam perjalanan ke dekat Semenanjung Korea itu dikerahkan untuk memamerkan kekuatan pada Korut. "Ancaman seperti itu mungkin mengejutkan ubur-ubur, tapi tidak akan mempan untuk DPRK," tegas Rodong Sinmun. DPRK merupakan kependekan dari nama resmi Korut, yakni Republik Demokratik Rakyat Korea. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah militer Korut bersumpah akan menenggelamkan kapal induk AS, USS Carl Vinson. "Siap bertempur untuk menenggelamkan kapal induk nuklir AS dengan satu serangan," klaim militer Korut. Editorial terpisah pada situs propaganda Korut, Uriminzokkiri, menyebut pengerahan USS Carl Vinson mengisyaratkan perang. "Ini bukti bahwa invasi terhadap Korut semakin dekat semakin hari," sebut Uriminzokkiri. "Dunia akan menyaksikan bagaimana kapal induk nuklir Washington yang ceroboh berubah menjadi tumpukan baja berukuran besar dan terkubur di lautan dan bagaimana sebuah negara bernama Amerika dilenyapkan dari Bumi ini," tegas Uriminzokkiri, merujuk jika AS sungguh melancarkan serangan militer ke Korut. Terlepas dari itu, retorika Korut selalu merajalela setiap kali AS akan menggelar latihan militer gabungan dengan dua sekutunya, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Dalam waktu dekat, USS Carl Vinson diketahui akan menggelar latihan gabungan dengan Maritim Jepang.

Klikgambar.

"Energi kita justru akan banyak terkuras untuk membahas persoalan politik dan hukum yang akan ditimbulkan ketimbang membahas visi dan strategi pengembangan perbankan kita," katanya.Despon (Harianwarta.com)

harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Wiranto: Reshuffle Jadi Isu Di Negara Kita

Jakarta - Isu reshuffle Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pembicaraan. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyebut bahwa saat ini isu soal reshuffle itu bisa muncul bulanan bahkan mingguan. "Saya kira begini, jangan tanya saya reshuffle, jangan tanya. Tapi reshuffle itu setiap minggu itu ada isu reshuffle, saya bisa tengarai reshuffle itu adalah isu bulanan bahkan isu mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi karena ini hak prerogatif presiden," ujarnya di Kantor Menkopolhukam, jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat (25/4/2017). Wiranto mengatakan jika memang ada reshuffle, dia meminta untuk menunggu saja tanpa memperbincangkannya. Karena itu adalah hak dari Presiden Jokowi. "Kalau ada reshuffle ditunggu saja tapi jangan diperbincangkan ya, siapa yang diganti, siapa yang mengganti itu kan haknya presiden untuk apa diributkan. Kalau nggak ada dari presiden kan nggak ada," pungkasnya. Isu reshuffle mencuat saat presiden membahas soal target yang diberikan kepada menteri dalam sambutan acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017. Saat itu Jokowi mengatakan tak segan mencopot menteri yang tak berhasil mencapai target. Kendati demikian Jokowi telah membantahnya. Ia mengatakan tidak akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Klikgambar.

Menurutnya para menteri telah bekerja siang dan malam. "Tidak ada reshuffle hari ini. Tidak ada reshuffle minggu ini. Tidak ada reshuffle bulan ini," kata Jokowi di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017). full story

updated 12 minutes ago
harianwarta.com

Kondisi ekonomi Indonesia beberapa hari terlihat menurun

Kondisi ekonomi Indonesia dalam beberapa hari terakhir terlihat menurun. Pelaku pasar merespons negatif perkembangan politik beberapa hari ini. Terakhir, terpilihnya Ketua MPR baru menjadi sentimen negatif yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah anjlok. Kecemasan investor tercermin dalam IHSG dan nilai tukar rupiah. Menutup Sesi I perdagangan Rabu (8/10/2014), IHSG jatuh 52,582 poin (1,04%) di posisi 4.980,26. Sementara rupiah diperdagangkan di posisi Rp 12.247 per dolar AS, terlemah sejak akhir tahun lalu. Klikgambar.

Buruknya kondisi ekonomi Indonesia membuat presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan pengusaha angkat bicarafull story

Ronald Regent (Harianwarta.com)

Kapal Induk AS

harianwarta.comMasih Jauh dari Korut, Media Korsel Sindir Trump

Seoul - Kebingungan yang dipicu oleh kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Carl Vinson menjadi bahan sindiran oleh politikus dan media Korea Selatan (Korsel). Pejabat senior AS sebelumnya mengungkapkan kapal induk bertenaga nuklir itu ternyata masih jauh dari perairan Semenanjung Korea. Informasi itu berbeda dengan klaim Presiden AS Donald Trump dan beberapa pejabat AS sebelumnya, bahwa USS Carl Vinson telah berlayar dari Singapura menuju perairan Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea. Langkah itu dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan pada Korea Utara (Korut). Menurut pejabat senior pemerintahan AS yang enggan disebutkan namanya, ada miskomunikasi antara Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dengan Gedung Putih soal pergerakan USS Carl Vinson. Pejabat AS ini menyalahkan kurangnya tindak lanjut dari komandan militer yang mengawasi pergerakan USS Carl Vinson. Seperti dilansir CNN, Jumat (21/4/2017), kebingungan informasi ini membuat warga, politikus dan media Korsel mempertanyakan kepemimpinan Trump. Mereka juga meragukan strategi Trump dan pemerintahannya dalam menghadapi ancaman Korut yang tak bisa ditebak. "Apa yang dikatakan Trump sangat penting bagi keamanan nasional Korea Selatan," ucap kandidat calon presiden Korsel, Hong Joon-Pyo, kepada Wall Street Journal (WSJ). Korsel akan menggelar pemilihan presiden pada 9 Mei mendatang, setelah Park Geun-Hye dimakzulkan. "Jika itu adalah kebohongan, maka selama Trump menjabat, Korea Selatan tidak akan mempercayai apapun yang dikatakan Trump," imbuhnya. Media-media Korsel mengulas kebingungan soal USS Carl Vinson dan rombongannya ini. Salah satu halaman utama surat kabar Korsel bahkan menyebutnya sebagai 'kebohongan Carl Vinson' dari Trump. Media Korsel juga berspekulasi bahwa pemimpin-pemimpin Rusia dan China pasti tertawa pada kebingungan ini. Tidak hanya itu, media Korsel bahkan menyamakan gertakan AS itu dengan aksi Korut pamer kekuatan. Korut dicurigai menggunakan 'rudal palsu' saat memamerkan persenjataannya dalam parade militer di jalanan ibu kota Pyongyang, pekan lalu. "Seperti Korea Utara, yang kerap dituding memamerkan rudal palsu saat parade militer, apakah Amerika Serikat juga, sekarang menggunakan 'gertakan' sebagai kebijakan Korea Utara-nya?" tanya media Korsel. Dalam menghadapi ancaman nuklir Korut, pekan lalu, Trump menegaskan kapal induk AS dan pasukan serbu dikerahkan ke perairan dekat Semenanjung Korea untuk merespons uji coba rudal Korut. "Kita mengirimkan sebuah armada. Sangat kuat. Kita memiliki kapal selam, sangat kuat, jauh lebih kuat dari kapal induk, itu yang bisa saya katakan," ucap Trump dalam wawancara dengan Fox Business Network belum lama ini. Namun kemudian terungkap bahwa kapal induk itu belum berlayar menuju perairan dekat Semenanjung Korea. USS Carl Vinson diketahui bergerak ke Australia, untuk mengikuti latihan gabungan dengan Angkatan Laut Australia terlebih dahulu. Dari Australia, barulah kapal induk AS itu akan melanjutkan pelayarannya ke Pasifik Barat, dekat Semenanjung Korea, seperti diklaim Trump.Fitrah AR (Harianwarta.com)

Berita 24 Jam

Asal-usul Harta Ketua DPR dan Ketua MPR pada PPATK dan KPK

harianwarta.com

Peneliti Indonesian Institute for Development and Democracy (INDED), Arif Susanto menilai wajar jika publik meragukan integritas dua pimpinan parlemen yakni, Setya Novanto sebagai ketua DPR RI dan Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Apalagi jika melihat dua tokoh politik dari koalisi merah Putih (KMP) itu beberapa kali terlihat diperiksa oleh Komisi pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, menurut Arif Susanto, wajar pula publik menantang Setya Novanto dan Zulkifli Hasan membuktikan integritasnya dengan membuktikan harta kekayaannya berasal dari hasil kerja yang legal. "Saya Ingin menantang dua ketua kita ini, Zulkifli Hasan dan Setya Novanto. Saya Ingin menantang kedua orang ini untuk membuktikan integritasnya bukan dengan cara seperti Anas Ubaningrum. 'Kalau Korupsi satu rupiah saja. Mereka Siap digantung.' Bukan bukti seperti itu," tegas Arif dalam Diskusi bertajuk "Politik Bohong dan Jegal-jegalan: Mampukah Jokowi Bertahan?", di Cikini, Jakarta, pada Minggu (12/10/2014). Menurutnya, adalah hak publik untuk meminta PPATK dan KPK serta para penegak hukum untuk membuka dan menjelaskan asal harta kekayaan Zulkifli Hasan dan Setya Novanto Memang berawal Dari hasil kerja halal."Mari kita tanya PPATK, kita tanya KPK, dan para penegak hukum 'benarkah bahwa harta kekayaan yang dilaporkan oleh dua figur ini, adalah harta yang memang dihasilkan dari usaha-usaha yang legal?" Demikian menurutnya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dirilis KPK, kekayaan Zulkifli Hasan pada 2013 mencapai Rp 24,43 miliar dan US$ 50 ribu. Nominal itu bertambah sekitar Rp 600 juta dan US$ 50 ribu sejak jadi Menteri Kehutanan. A Haris Ibrahim(Harianwarta.com)

Berita 24 Jam

TPDI Protes Panglima TNI karena

harianwarta.com fitraSebut Upaya Makar Hanya 'Hoax'

Harianwarta.com, Jakarta. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menyesalkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang langsung menilai hasil investigasi jurnalis mengenai adanya upaya makar sebagai berita bohong alias hoax. Koordinator TPDI Petrus Selestinus justru menilai pernyataan Gatot kuat mengindikasikan adanya loyalitas ganda kepada kelompok makar. "Pernyataan Gatot itu bukan hanya mendiskreditkan Polri, TNI, dan pers, tapi juga memberi angin segar kepada kelompok masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tengah diproses hukum oleh Polri," kata Petrus, Sabtu (6/5/2017). Padahal, kata advokat anggota Peradi tersebut, sejumlah tokoh sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus makar. Karena sudah ada tersangka, Petrus mengatakan upaya makar bukanlah hoax. "TPDI menyampaikan 'protes keras' dan meminta Jenderal Gatot segera mencabut pernyatannya itu, karena pernyataan yang demikian dapat menjatuhkan wibawa presiden,” tegasnya.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

TPDI Protes Panglima TNI karena

harianwarta.com fitraSebut Upaya Makar Hanya 'Hoax'

Harianwarta.com, Jakarta. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menyesalkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang langsung menilai hasil investigasi jurnalis mengenai adanya upaya makar sebagai berita bohong alias hoax. Koordinator TPDI Petrus Selestinus justru menilai pernyataan Gatot kuat mengindikasikan adanya loyalitas ganda kepada kelompok makar. "Pernyataan Gatot itu bukan hanya mendiskreditkan Polri, TNI, dan pers, tapi juga memberi angin segar kepada kelompok masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tengah diproses hukum oleh Polri," kata Petrus, Sabtu (6/5/2017). Padahal, kata advokat anggota Peradi tersebut, sejumlah tokoh sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus makar. Karena sudah ada tersangka, Petrus mengatakan upaya makar bukanlah hoax. "TPDI menyampaikan 'protes keras' dan meminta Jenderal Gatot segera mencabut pernyatannya itu, karena pernyataan yang demikian dapat menjatuhkan wibawa presiden,” tegasnya.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

TPDI Protes Panglima TNI karena

harianwarta.com fitraSebut Upaya Makar Hanya 'Hoax'

Harianwarta.com, Jakarta. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menyesalkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang langsung menilai hasil investigasi jurnalis mengenai adanya upaya makar sebagai berita bohong alias hoax. Koordinator TPDI Petrus Selestinus justru menilai pernyataan Gatot kuat mengindikasikan adanya loyalitas ganda kepada kelompok makar. "Pernyataan Gatot itu bukan hanya mendiskreditkan Polri, TNI, dan pers, tapi juga memberi angin segar kepada kelompok masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tengah diproses hukum oleh Polri," kata Petrus, Sabtu (6/5/2017). Padahal, kata advokat anggota Peradi tersebut, sejumlah tokoh sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus makar. Karena sudah ada tersangka, Petrus mengatakan upaya makar bukanlah hoax. "TPDI menyampaikan 'protes keras' dan meminta Jenderal Gatot segera mencabut pernyatannya itu, karena pernyataan yang demikian dapat menjatuhkan wibawa presiden,” tegasnya.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

TPDI Protes Panglima TNI karena

harianwarta.com fitraSebut Upaya Makar Hanya 'Hoax'

Harianwarta.com, Jakarta. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menyesalkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang langsung menilai hasil investigasi jurnalis mengenai adanya upaya makar sebagai berita bohong alias hoax. Koordinator TPDI Petrus Selestinus justru menilai pernyataan Gatot kuat mengindikasikan adanya loyalitas ganda kepada kelompok makar. "Pernyataan Gatot itu bukan hanya mendiskreditkan Polri, TNI, dan pers, tapi juga memberi angin segar kepada kelompok masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tengah diproses hukum oleh Polri," kata Petrus, Sabtu (6/5/2017). Padahal, kata advokat anggota Peradi tersebut, sejumlah tokoh sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus makar. Karena sudah ada tersangka, Petrus mengatakan upaya makar bukanlah hoax. "TPDI menyampaikan 'protes keras' dan meminta Jenderal Gatot segera mencabut pernyatannya itu, karena pernyataan yang demikian dapat menjatuhkan wibawa presiden,” tegasnya.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

TPDI Protes Panglima TNI karena

harianwarta.com fitraSebut Upaya Makar Hanya 'Hoax'

Harianwarta.com, Jakarta. Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menyesalkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang langsung menilai hasil investigasi jurnalis mengenai adanya upaya makar sebagai berita bohong alias hoax. Koordinator TPDI Petrus Selestinus justru menilai pernyataan Gatot kuat mengindikasikan adanya loyalitas ganda kepada kelompok makar. "Pernyataan Gatot itu bukan hanya mendiskreditkan Polri, TNI, dan pers, tapi juga memberi angin segar kepada kelompok masyarakat yang diduga melakukan tindak pidana makar dan tengah diproses hukum oleh Polri," kata Petrus, Sabtu (6/5/2017). Padahal, kata advokat anggota Peradi tersebut, sejumlah tokoh sudah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus makar. Karena sudah ada tersangka, Petrus mengatakan upaya makar bukanlah hoax. "TPDI menyampaikan 'protes keras' dan meminta Jenderal Gatot segera mencabut pernyatannya itu, karena pernyataan yang demikian dapat menjatuhkan wibawa presiden,” tegasnya.Idan (harianwarta.com)

Berita 24 Jam

Intelijen, TNI Temukan Ormas

harianwarta.com Anti-NKRI

Harianwarta.com, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan terus mengawasi keberadaan Organisasi Masyarakat (ormas) anti-NKRI di Indonesia. Caranya, dengan menerjunkan intelijen dan teritorial TNI. "TNI akan mengerahkan intelijen. Saya juga meminta aparat teritorial mulai dari Babinsa, Danramil, hingga Dandim untuk mengumpulkan fakta terkait adanya ormas anti-NKRI," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Kota Depok, Rabu (25/1/2017). Gatot mengatakan, aparat teritorial dan intelijen akan melaporkan temuan di lapangan mengenai Ormas anti-NKRI tersebut kepada komandannya serta kepolisian setempat. "Aparat teritorial kumpulkan faktanya dan menyampaikan kepada komadan dan polisi setempat," ujar Gatot. Menurut dia, hingga hari ini, pihaknya sudah mendeteksi sejumlah ormas anti-NKRI tersebut. Namun, Gatot enggan menyebutkan temuannya kepada awak media. Menurut dia, yang berhak membeberkan datanya ialah Polri. "Sudah saya sampaikan. Jadi untuk temuan (ormas anti-NKRI) silakan tanya ke Polri. Karena kami sepakat semua data yang menyampaikan adalah polisi," Gatot memungkasi.full story

Read All Latest News
harianwarta.com

Mobil Murah

Hampir semua pemegang merk mobil Daihatsi,Toyota,Tata,Suzuki,Datsun mengeluarkan banyak mobil murah. Full Story

Iklan Premium Harianwarta.com

Subscribe Newsletter

Blog Harianwarta

Tips Cara Mengemudi Mobil

Posted by Harianwarta.com Dikirim oleh tika.com
Tips Cara Mengemudi Ala Tamnahu

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Syam J Kel
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitra
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

TPDI Protes Panglima TNI karena harianwarta.com Sebut Upaya Makar Hanya 'Hoax

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
TPDI Protes Panglima TNI karena harianwarta.com Sebut Upaya Makar Hanya 'Hoax

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Idan
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Fitrah A.R.
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Sahala Tua
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh A. Haris Ibrahim
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Regen
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Prabowo-Hatta Periksa Kesehatan

Posted by Wartakan Di kirim oleh Roland sinaga
Integer imperdiet odio ac eros. Ut id massa. Nullam nunc. Vivamus sagittis varius lorem.
15:00 Mei 23, 2014

Polling

harianwarta.com

Apa saja yang harus di perbaiki oleh pemerintah terbaru nanti

Infrastruktur
Perekonomian
Pendidikan
Kesehatan
Hukum
Politik

Viwe Result
Harianwarta.com2014 - 2016